Vizsure

Edukasi Finansial

Dana Pendidikan Anak

Biaya pendidikan Indonesia naik rata-rata 8–10% per tahun — jauh di atas inflasi umum. Mulai menabung sejak anak lahir adalah cara paling efisien untuk menghadapinya.

Yang perlu dipahami

Biaya kuliah S1 swasta 2025: Rp 50–300 juta total. Dengan inflasi 8%, 15 tahun lagi bisa 3–4× lipat

Semakin awal mulai, semakin kecil setoran bulanan yang dibutuhkan karena efek compounding

Instrumen: reksa dana saham untuk >10 tahun, campuran untuk 5–10 tahun, pasar uang untuk <3 tahun

Asuransi pendidikan sering lebih mahal dan return lebih rendah — bandingkan dengan investasi mandiri

Langkah yang bisa diambil

1

Estimasi biaya pendidikan masa depan

Tentukan jenjang dan jenis sekolah/universitas yang ditargetkan. Hitung biaya hari ini, lalu proyeksikan dengan inflasi 8% per tahun.

2

Hitung berapa tahun tersisa

Anak usia 2 tahun, kuliah usia 18 = 16 tahun menabung. Semakin panjang waktu, semakin besar peluang investasi.

3

Pilih instrumen investasi yang sesuai horizon

>10 tahun: reksa dana saham. 5–10 tahun: reksa dana campuran. <5 tahun: reksa dana pendapatan tetap.

4

Pisahkan rekening dari dana lain

Dana pendidikan anak tidak boleh disentuh untuk keperluan lain. Rekening atau portofolio terpisah.

Prioritaskan dana pensiun Anda sebelum dana pendidikan anak. Anak bisa beasiswa atau pinjaman pendidikan — Anda tidak bisa 'meminjam' untuk pensiun.

Sudah baca topik ini?

Tandai selesai dan lacak progress kamu menuju 36 topik.

Login untuk tandai selesai

Catatan dari Vizsure

Konten ini bersifat edukatif. Vizsure bukan konsultan keuangan berlisensi dan tidak memberikan saran investasi personal. Semua simulasi dan kalkulasi adalah alat bantu perencanaan, bukan jaminan hasil.

Tools yang relevan